Posted by: Antagia | December 9, 2008

Menikmati Meander–Sebuah Pembuka

“Untuk yang kesekian kalinya, arus semangat itu terhalang meander. Mau atau tidak, harus menghantam. Sakit memang, tapi cuma sesaat. Dan sesudahnya, energi arus itu akan semakit kuat. Menyusuri aliran panjang kehidupan, hingga bermuara di samudera kelapangan jiwa.”

Sekadar pembuka, setelah sekian lama ingin sekali mengutak-atik blog. Berbagi dan belajar dari guru kehidupan di dunia maya. Namun, baru kali ini terwujud. Banyak dalih tadinya, sibuklah, warnet lemot lah, males dan sederetan alasan lainnya.. Begitulah manusia, sering mengkambingputihkan dan jarang menyadari kelemahan sebagai pelajaran.

Semoga blog ini menjadi ibadah karena ada ilmu yang selalu dapat dibagi, pengalaman yang memberi inspirasi, dan kata yang menggerakkan nurani…

Saat-saat memaknai ketulusan Ismail

11 Dzulhijah 1429H

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.