“Untuk yang kesekian kalinya, arus semangat itu terhalang meander. Mau atau tidak, harus menghantam. Sakit memang, tapi cuma sesaat. Dan sesudahnya, energi arus itu akan semakit kuat. Menyusuri aliran panjang kehidupan, hingga bermuara di samudera kelapangan jiwa.”
Sekadar pembuka, setelah sekian lama ingin sekali mengutak-atik blog. Berbagi dan belajar dari guru kehidupan di dunia maya. Namun, baru kali ini terwujud. Banyak dalih tadinya, sibuklah, warnet lemot lah, males dan sederetan alasan lainnya.. Begitulah manusia, sering mengkambingputihkan dan jarang menyadari kelemahan sebagai pelajaran.
Semoga blog ini menjadi ibadah karena ada ilmu yang selalu dapat dibagi, pengalaman yang memberi inspirasi, dan kata yang menggerakkan nurani…
Saat-saat memaknai ketulusan Ismail
11 Dzulhijah 1429H